Indonesia

Masjid Istiqlal selain digunakan sebagai
tempat shalat juga digunakan untuk berbagai kegiatan lainnya, seperti
pengajian, tabliq akbar setiap bulannya, serta peringatan hari besar
Islam. Kegiatan akan menjadi lebih padat ketika memasuki bulan Ramadhan.
Berbagai kegiatan tersebut secara tidak langsung mampu menjadi tempat
bertemunya umat Islam dari berbagai kalangan, sehingga masjid Istiqlal
lebih dari sekadar simbol kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi tempat
bersatunya umat yang penuh kasih, saling menghargai, dan bertoleransi
antar sesama bangsa Indonesia.

Sebagai negara dengan penduduk Muslim
terbesar di dunia sekaligus pemilik masjid terbesar se-Asia Tenggara
(Masjid Istiqlal), Indonesia sudah sepantasnya menjadi salah satu
destinasi wisata terbaik muslim. 9 wilayah tujuan syariah di Indonesia
yaitu Sumatera Barat, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur,
Makassar dan Lombok. Kesembilan tujuan wisata syariah tersebut
ditentukan berdasarkan kesiapan sumber daya manusia, budaya
masyarakatnya, produk wisata daerah serta akomodasi wisatanya yang
dianggap siap karena menyediakan bayak tempat makanan halal, tempat
peribadatan yang mudah dijangkau serta akomodasi yang terjamin aman bagi
wisatawan muslim. Mengejutkan! Negara kita, Indonesia mampu mengungguli
Arab Saudi dalam daftar ini. Pariwisata memang menjadi indicator
keberhasilan negara melakukan hubungan internasional. Di samping itu,
pariwisata dan perdagangan memiliki ikatan yang erat karena merupakan
komoditas non barang yang bisa ditawarkan suatu negara terhadap negara
lain. Dan kini, pariwisata untuk turis muslim melakukan ‘liburan halal’
sudah mulai berkembang dimana beberapa negara seperti Jepang yang
notabene nya merupakan negara non-muslim pun sudah mulai memperhatikan
keberadaan muslim. Hal ini terbukti dengan masuknya Jepang ke dalam
urutan ke 40 sebagai negara paling ramah dan memperhatikan turis muslim. Di Indonesia terdapat masjid Terbesar yaitu Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal
Di tahun 1953, tepatnya setelah
kemerdekaan, para tokoh Islam berkumpul untuk mencetuskan ide mendirikan
sebuah masjid. Nampak saat itu tokoh-tokoh Islam seperti, Wahid Hasyim,
Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto, dan berbagai elemen masyarakat lain
berkumpul dengan tujuan utama mendirikan masjid sebagai simbol
kemerdekaan RI. Setahun kemudian, tepatnya 7 Desember 1954, dibentuklah
yayasan yang difungsikan sebagai panitia pendirian masjid. Sebelumnya,
telah disepakati nama istiqlal sebagai nama masjid, yang dalam bahasa
Arab memiliki arti kemerdekaan.
Yayasan Masjid Istiqlal kemudian
mengadakan sayembara untuk mendapatkan desain ideal masjid yang mampu
merepresentasikan kemerdekaan Indonesia. Sayembara yang dilakukan tahun
1955 itu mengumpulkan sebanyak 30 peserta, namun hanya 27 peserta yang
menyertakan gambar. Setelah diseleksi lagi, terkumpul 22 peserta yang
memenuhi syarat. Dari 22 peserta inilah kemudian dipilih 5 yang terbaik.
Akhirnya pilihan jatuh ke tangan seorang arsitek berdarah Batak bernama
Frederich Silaban. Menariknya, Frederich Silaban justru adalah seorang
Kristiani.
Pembangunan masjid Istiqlal memakan
waktu hingga 17 tahun. Pembangunan masjid ini terhitung sejak tahun 1961
saat pemerintahan Sukarno dan selesai di tahun 1978 di era kepemimpinan
Soeharto. Secara umum, Masjid Istiqlal berdiri di atas lahan seluas 9,5
Hektar. Luas tersebut meliputi bangunan masjid, taman, tempat parkir,
dan kolam air mancur. Bangunan masjid sendiri terdiri dari beberapa
bagian, antara lain gedung utama, gedung pendahuluan, teras raksasa,
menara, dan lantai dasar.
Lantai utama Masjid Istiqlal mampu
menampung jamaah hingga 16.000 orang. Sementara, pada sisi kanan, kiri,
dan belakang terdapat lantai bertingkat 5 yang mampu menampung jamaah
hingga 61.000 orang. Pada lantai utama masjid terdapat 12 pilar, jumlah
tersebut mewakili tanggal lahir nabi Muhammad SAW yakni 12 Rabi’ul
Awwal. Pilar-pilar tersebut menyangga kubah utama masjid yang
berdiameter sepanjang 45 meter sebagai pengingat tahun kemerdekaan RI.
Pada sisinya tertulis ayat kursi dan surat Al-Ikhlas.
Bagian depan lantai utama masjid dihiasi
dengan marmer dan kaligrafi. Sementara bagian kiri dan kanannya
terdapat lafadz Allah dan Muhammad. Di ruangan lain, tepatnya bagian
tengah, terdapat kaligrafi dua kalimat syahadat, tepat di bawahnya
terdapat mihrab dan mimbar yang biasa digunakan saat shalat Jum’at
maupun shalat Ied. Di bagian belakang lantai utama yang masuk dalam
bagian gedung induk terdapat gedung pendahuluan, gedung ini berfungsi
sebagai penghubung lantai atas.
Gedung pendahuluan juga difungsikan
untuk ibadah, Bagian ini mampu menampung jamaah hingga 8000 orang. Satu
yang menarik, bagian ini juga dilengkapi dengan kubah berdiameter
sepanjang 8 meter, yang mengingatkan jamaah akan bulan kemerdekaan
Indonesia.
Salah satu bagian masjid yang menjadi
tempat favorit bagi anak-anak adalah teras raksasa. Teras ini mempunyai
luas lebih dari 19.000 meter persegi yang juga difungsikan untuk sholat
ketika lantai utama dipenuhi jamaah. Di teras ini sering diadakan
berbagai kegiatan masjid, seperti latihan manasik haji bagi anak-anak
dan muhasabah tilawatil quran.
Dari teras raksasa akan terlihat menara
masjid yang mempunyai tinggi 6.666 cm. Angka ini diambil dari jumlah
ayat yang terdapat pada Al-quran. Di awal pembangunannya, fungsi menara
digunakan sebagai tempat mengumandangkan adzan. Namun, saat ini fungsi
tersebut hilang, dan berubah menjadi tempat pengeras suara agar gema
adzan terdengar ke sekitar masjid. Bagian puncak menara terbuat dari
baja tahan karat seberat 28 ton dengan tinggi mencapai 30 meter. Bentuk
menara sengaja dibuat berlubang-lubang dengan tujuan untuk mengurangi
tekanan dan hembusan angin.
Sumber :
Jika kita sedang mengunjungi suatumasjid pasti kita akan menjumpai perlengkapan amsjid yaitu karpet masjid. Karpet masjid memiliki peranan penting yaitu sebagai alas ketika kita melaksanakan ibadah sholat. Selain itu juga dapat sebagai pemercantik ruangan, dengan adanya karpet masjid kita lebih nyaman saat melakukan ibadah atau kegiatan lainnya.
Anda ingin memiliki karpet masjid yang bagus dan berkualitas namun harga terjangkau? silahkan anda kunjungi Karpet Masjid Merk Kingdompada laman website di www.aladdinkarpet.com
Komentar
Posting Komentar